Mesin Pemanas Karya Mahasiswa Mesin Untag Surabaya

Senin, 13 November 2023 - 08:51:37 WIB
Dibaca: 328 kali

Salah satu mata kuliah Prodi Teknik Mesin adalah Capstone Design. Semua mahasiswa yang mengambil tersebut yang terbagi menjadi beberapa kelompok diharuskan merancang dan membuat alat TTG (Teknologi Tepat Guna). TTG ini nantinya akan dihibahkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satu TTG yang sudah dibuat adalah Mesin pemanas roti. Desain dan pembuatan mesin pemanas roti merupakan proyek yang menarik dan relevan untuk mahasiswa yang belajar di bidang teknik mesin atau rekayasa. Berikut adalah langkah-langkah umum yang dapat diambil untuk menciptakan mesin pemanas roti:

  1. Riset dan Perencanaan:

    • Lakukan riset tentang mesin pemanas roti yang sudah ada dan teknologi terkini terkait.
    • Tentukan spesifikasi mesin, seperti kapasitas produksi, jenis roti yang dapat diproses, dan kebutuhan energi.
    • Buat desain awal mesin pemanas roti, termasuk dimensi, struktur, dan komponen utama.
  2. Pemilihan Material:

    • Pilih material yang sesuai dengan kebutuhan mesin pemanas roti, termasuk material untuk elemen pemanas, struktur, dan bagian lainnya.
    • Pastikan material yang dipilih aman dan sesuai dengan standar sanitasi makanan.
  3. Sistem Pemanas:

    • Tentukan jenis sistem pemanas yang akan digunakan. Ini bisa berupa elemen pemanas listrik, pemanas inframerah, atau sumber panas lainnya.
    • Desain kontrol suhu untuk memastikan roti dipanaskan secara merata dan sesuai dengan preferensi pengguna.
  4. Mekanisme Penanganan Roti:

    • Rancang sistem mekanisme untuk memasukkan roti ke dalam mesin, memanaskan, dan mengeluarkan roti.
    • Pastikan sistem tersebut efisien, aman, dan dapat menangani berbagai jenis roti.
  5. Kontrol Otomatisasi:

    • Integrasikan sistem otomatisasi untuk mengontrol operasi mesin pemanas roti.
    • Gunakan sensor dan kontroler untuk memantau suhu, waktu, dan proses lainnya.
  6. Keamanan dan Kebersihan:

    • Perhatikan aspek keamanan dan kebersihan dalam desain mesin. Pastikan mesin dapat dengan mudah dibersihkan dan memenuhi standar sanitasi makanan.
  7. Uji Coba Prototipe:

    • Bangun prototipe mesin pemanas roti berdasarkan desain yang telah dibuat.
    • Lakukan uji coba untuk memastikan bahwa mesin berfungsi sesuai dengan harapan dan memenuhi standar keamanan.
  8. Perbaikan dan Pengembangan:

    • Identifikasi area yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan berdasarkan uji coba prototipe.
    • Lakukan perubahan desain atau modifikasi yang diperlukan.
  9. Dokumentasi dan Presentasi:

    • Dokumentasikan semua langkah-langkah, desain, dan hasil uji coba.
    • Siapkan presentasi untuk menjelaskan konsep, desain, dan kinerja mesin pemanas roti kepada dosen atau pihak lain yang berkepentingan.
  10. Pengembangan Lebih Lanjut:

  • Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk mengembangkan fitur tambahan atau meningkatkan efisiensi mesin pemanas roti berdasarkan umpan balik dan evaluasi lebih lanjut.

Ingatlah bahwa proyek seperti ini memerlukan kolaborasi dan supervisi dari dosen atau profesional di bidang teknik mesin. Selain itu, pastikan bahwa mesin yang dihasilkan mematuhi regulasi dan standar keselamatan yang berlaku.

Komentar