18

Okt

Untag Surabaya Perkuat Komitmen Kampus Sehat Lewat Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Puskesmas Menur Kota Surabaya menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Untag Surabaya. Kegiatan yang berlangsung di selasar Gedung R. Ing. Soekonjono lantai satu ini disambut antusias oleh seluruh civitas akademika, 14 Oktober 2025.

Program ini merupakan bagian dari dukungan Untag Surabaya terhadap program Quick Win Presiden Republik Indonesia di sektor kesehatan, yang menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini kesehatan masyarakat. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, berat badan, serta konsultasi kesehatan umum yang dilayani langsung oleh tenaga medis Fakultas Kedokteran Untag Surabaya dan Puskesmas Menur Kota Surabaya.

Dalam sambutan seklaigus pembuka acara ini, Wakil Rektor II Untag Surabaya – Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA. menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan civitas akademika, tetapi juga bagian dari langkah nyata perguruan tinggi dalam mendukung kebijakan nasional di bidang kesehatan. “Program ini mencakup seluruh lapisan usia, mulai dari anak-anak hingga usia lanjut. Kita semua menyambut inisiatif ini dengan baik, karena kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam menunjang produktivitas dan kualitas hidup,” ujar Supangat.

Lebih lanjut, Supangat menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ini menjadi sarana bagi civitas akademika untuk mengetahui kondisi tubuhnya secara menyeluruh. Melalui proses screening yang dilakukan, diharapkan dapat mengantisipasi risiko penyakit sejak dini. Ia juga menambahkan bahwa hasil pemeriksaan dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Satu Sehat yang dikelola oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Screening hari ini ibarat rapor kesehatan kita untuk satu tahun ke depan, agar kita dapat melakukan langkah-langkah preventif yang diperlukan,” pungkasnya.

Selengkapnya