18

Feb

Prodi Teknik Mesin Untag Surabaya Bahas Kerja Sama Internasional dengan Kasetsart University Thailand

Surabaya – Program Studi Teknik Mesin Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menggelar diskusi daring bersama Kasetsart University, Thailand, dalam rangka penjajakan dan penguatan kerja sama internasional di bidang akademik dan riset.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah poin strategis, dimulai dari program mobilitas mahasiswa. Saat ini, tercatat satu mahasiswa asal Thailand sedang menjalani program magang di Surabaya selama kurang lebih dua bulan. Selain itu, terdapat minat dari mahasiswa Thailand lainnya untuk mengikuti program di Indonesia, khususnya di bidang Teknik Mesin. Indonesia dan Vietnam disebut sebagai dua negara tujuan utama karena pertimbangan biaya pendidikan dan peluang beasiswa. Prodi Teknik Mesin menyatakan kesiapan menerima mahasiswa internasional untuk program magang (internship), short research berbasis laboratorium, serta program non-kelas berupa kegiatan penelitian.

Dalam bidang penelitian dan publikasi, kedua institusi sepakat untuk memulai kerja sama melalui joint research dan joint publication. Publikasi bersama, khususnya pada jurnal internasional terindeks Scopus, dinilai sebagai langkah awal yang paling realistis dan strategis sebelum implementasi penuh Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA).

Terkait MoU dan MoA, proses penyusunan dokumen kerja sama saat ini sedang berjalan dan ditargetkan selesai sebelum pertengahan Februari. Implementasi teknis nantinya akan dirinci dalam MoA, dengan publikasi bersama sebagai bentuk realisasi awal kerja sama.

Selain itu, dibahas pula rencana penyelenggaraan summer camp dan short program. Prodi Teknik Mesin menyatakan kesiapan menerima mahasiswa internasional untuk program tersebut dan meminta pihak mitra mengirimkan materi promosi untuk disebarluaskan kepada mahasiswa. Program summer camp dipandang sebagai langkah awal dalam membangun kolaborasi jangka panjang.

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak merencanakan kunjungan dosen atau pimpinan institusi untuk penandatanganan kerja sama pada periode Mei–Juni, menyesuaikan masa libur akademik.

Adapun tindak lanjut yang disepakati meliputi finalisasi MoU oleh kantor internasional, koordinasi dengan pengelola jurnal terindeks Scopus, pengiriman materi promosi summer camp, serta penjadwalan diskusi lanjutan guna memastikan implementasi kerja sama berjalan optimal.