18

Apr

Efisiensi Energi, Kampus Siap Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

JAKARTA – Upaya efisiensi energi di sektor pendidikan mendorong sejumlah perguruan tinggi untuk kembali mengoptimalkan sistem pembelajaran jarak jauh. Hal ini menjadi salah satu strategi adaptif dalam menekan penggunaan energi operasional kampus tanpa mengurangi kualitas proses belajar mengajar.

Dalam siaran program Jurnal Nusantara Kompas TV, dibahas bahwa kebijakan efisiensi energi tidak hanya berdampak pada sektor industri, tetapi juga merambah dunia pendidikan. Kampus didorong untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai solusi dalam menjaga keberlanjutan operasional sekaligus efisiensi biaya.

Sejumlah perguruan tinggi mulai menyiapkan skema perkuliahan daring atau hybrid, dengan memanfaatkan platform pembelajaran digital. Langkah ini dinilai mampu mengurangi konsumsi listrik di lingkungan kampus, terutama dari penggunaan ruang kelas, pendingin ruangan, serta fasilitas pendukung lainnya.

Di sisi lain, para akademisi menilai bahwa pembelajaran jarak jauh perlu tetap memperhatikan kualitas interaksi antara dosen dan mahasiswa. Adaptasi metode pengajaran menjadi kunci agar proses transfer ilmu tetap efektif meskipun tidak dilakukan secara tatap muka penuh.

Selain itu, kesiapan infrastruktur digital dan literasi teknologi juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kebijakan ini. Kampus diharapkan mampu menyediakan sistem yang stabil serta mudah diakses oleh seluruh mahasiswa.

Dengan penerapan strategi ini, perguruan tinggi tidak hanya berkontribusi pada penghematan energi, tetapi juga turut mendukung upaya keberlanjutan lingkungan. Ke depan, model pembelajaran fleksibel diprediksi akan menjadi bagian dari transformasi pendidikan tinggi di Indonesia.